Dalam acara tersebut, dibacakan Surat Keputusan (SK) IOF Pengda Sumsel Nomor 02/IOF-Sumsel/A/XI/2025 yang menetapkan susunan kepengurusan secara sah. Ketua Terpilih IOF Kabupaten Lahat, Awang Firmansyah, S.Sos., M.A.P., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia pelantikan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh pemerintah daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mitra sponsor seperti PT Ayatra Priegal.
Ketua IOF Pengda Sumatera Selatan, Candra Dewana, menekankan bahwa kehadiran organisasi ini harus memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat. Menurutnya, esensi IOF tidak hanya berfokus pada kegiatan memacu adrenalin atau menguji keberanian di medan ekstrem, tetapi lebih dari itu.
"Kegiatan kita ini sangat positif. Bukan sekadar keahlian teknik berkendara yang kita tonjolkan, tetapi semangat solidaritas kita yang harus dimunculkan. Kita ingin membangun ekosistem baru di setiap event offroad, yaitu ekosistem yang menumbuhkan kepedulian," ujar Candra dalam sambutannya.
Ia menambahkan, setiap jalur atau daerah yang dilalui para offroader harus merasakan manfaat lewat aksi sosial. Salah satu program unggulan yang dicanangkan adalah rehabilitasi tempat ibadah, seperti perbaikan masjid-masjid tua atau yang berisiko roboh di wilayah pelosok yang dilalui tim. Komitmen ini sejalan dengan rekam jejak IOF yang dikenal aktif dalam aksi kemanusiaan dan tanggap bencana, seperti yang telah dilaksanakan di Takengon dan Aceh sebelumnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursa Zarnubi menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru ini. Ia melihat potensi besar olahraga offroad di Lahat sebagai daya tarik sport tourism yang mampu mengangkat nama daerah dan mendongkrak sektor pariwisata.
"Di Lahat ini banyak sekali tempat yang bisa dijalani dan dijadikan objek wisata, salah satunya adalah situs megalitikum eksentrik di Desa Tinggi Hari. Saat ini situs tersebut sedang dipugar dan ditargetkan selesai tahun ini lengkap dengan fasilitas kafe dan area parkir yang memadai. Kami berharap IOF dapat ikut serta mempromosikan kekayaan wisata kita ini," ungkap Bursa.
Selain situs sejarah, Bupati juga menyoroti potensi wisata alam lain seperti air terjun dan pemandangan serupa Grand Canyon yang nantinya akan ditata agar lebih mudah diakses masyarakat maupun wisatawan. Pemerintah daerah berharap sinergi antara IOF dengan sektor pariwisata, lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana dapat terjalin dengan baik.
Menjawab harapan tersebut, IOF Pengcab Lahat berkomitmen menyusun program kerja yang memadukan hobi, prestasi olahraga, dan aksi kemanusiaan. Dalam pelaksanaannya, organisasi ini juga menjamin ketertiban umum dengan memilih rute jelajah di jalur perkebunan perusahaan, serta menghindari jalur utama atau lahan pertanian warga agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157, pelantikan ini langsung dilanjutkan dengan gelaran acara offroad selama dua hari, yakni pada 30–31 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 70 kendaraan offroad dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Palembang dan 8 kendaraan dari Lampung.
Pelepasan peserta dijadwalkan berlangsung Sabtu pagi pukul 08.00 WIB dari Sukor Manggul, melintasi depan Gedung Pemda, Pasar Lematang, Benteng, hingga berakhir di kawasan PT Ayatra Priegal. Kemeriahan acara semakin lengkap dengan pembagian berbagai hadiah menarik, antara lain 2 unit sepeda motor Scoopy sumbangan langsung dari Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH, MH. Serta peralatan elektronik seperti kulkas, mesin cuci, dispenser, magic com, dan kompor gas.
Melalui kegiatan ini, IOF Lahat berharap dapat mempererat tali silaturahmi antar komunitas offroader sekaligus membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat Kabupaten Lahat dan sekitarnya. (Feri zal)

