Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Jika Shopping Center Metro Dikembangkan, Bagaimana Keberlanjutan Usaha Pedagang?

ADMIN
Rabu, 07 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-07T10:03:14Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


KOTA METRO | KYSA NEWS  — Rencana pengembangan Shopping Center Kota Metro mulai mendapat perhatian. Selain menyangkut masa depan kawasan perdagangan tersebut, aspek transparansi serta keberlangsungan usaha pedagang dinilai perlu menjadi bagian dari pembahasan.


Shopping Center selama ini menjadi salah satu kawasan perdagangan yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas usaha. Kawasan tersebut juga merupakan aset milik Pemerintah Kota Metro.


Sebelumnya, Pemerintah Kota Metro melalui bidang yang menangani pengelolaan aset daerah telah menyampaikan bahwa Shopping Center tercatat sebagai aset pemerintah daerah dan memiliki dokumen kepemilikan yang sah.


Informasi mengenai status aset tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Bersamaan dengan itu, muncul pembahasan mengenai kemungkinan pengembangan kawasan Shopping Center di masa mendatang.


Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat informasi resmi yang menyebutkan adanya investor atau pihak tertentu yang telah ditetapkan sebagai mitra pembangunan Shopping Center.


Karena itu, informasi mengenai arah pengembangan kawasan dinilai perlu disampaikan secara terbuka apabila pemerintah telah memiliki rencana atau kajian terkait hal tersebut. Penjelasan dapat mencakup konsep pengembangan, mekanisme pengelolaan, tahapan perencanaan hingga kemungkinan kerja sama dengan pihak lain.


Ketua LSM GEBRAK Indonesia, Ketut Israeli, S.H., mengatakan pengelolaan dan pengembangan aset daerah perlu dilakukan dengan mengedepankan keterbukaan serta memperhatikan kepentingan masyarakat.


“Kalau memang ada agenda pengembangan Shopping Center, pemerintah perlu menyampaikan informasinya secara terbuka. Masyarakat perlu mengetahui arah kebijakannya, termasuk konsep pembangunan dan tahapan yang akan dilakukan,” kata Ketut.



Menurut dia, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah terkait aset daerah tersebut. Ia juga menilai pembahasan mengenai pengembangan Shopping Center perlu memperhatikan keberadaan pedagang yang selama ini menjalankan usaha di kawasan tersebut.



“Di sana ada pedagang dan keluarga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan. Karena itu, keberadaan mereka juga perlu menjadi pertimbangan dalam setiap rencana pengembangan,” ujarnya.


Ketut mengatakan pembangunan kawasan tidak harus dipandang berlawanan dengan kepentingan pedagang. Menurutnya, keduanya dapat berjalan bersamaan apabila proses perencanaan dilakukan secara terbuka dan melibatkan pihak-pihak yang terdampak.


“Pedagang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Kalau nantinya ada pengembangan, yang perlu dipikirkan bukan hanya bangunan atau investasinya, tetapi juga bagaimana keberlangsungan usaha para pedagang,” katanya. (07/10/2026)


Ia menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghambat rencana pembangunan apabila pemerintah memang memiliki agenda pengembangan Shopping Center. Namun, menurutnya, setiap kebijakan perlu memiliki dasar yang jelas dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat.


“Pembangunan tentu baik jika memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat. Yang penting prosesnya jelas, informasinya terbuka, dan masyarakat yang selama ini beraktivitas di sana juga mendapat perhatian,” kata Ketut.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Pemerintah Kota Metro mengenai konsep, tahapan, maupun pihak yang akan terlibat apabila pengembangan Shopping Center tersebut benar-benar dilakukan. (RED)

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl