Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes yang jatuh pada tanggal 18 Januari mendatang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh pendahulu yang berjasa dalam sejarah serta perkembangan Brebes.
Dipimpin langsung oleh Bupati Brebes didampingi suami, jajaran Forkopimda, Ketua Umum Hari Jadi Brebes, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, Kepala Kemenag Brebes, serta peserta ziarah lainnya.
Rombongan roadshow ziarah diawali dengan pembacaan tahlil dan doa di petilasan kamar Mbah Joko Poleng Komplek Pendopo Bupati Brebes yang dipimpin KH Saefudin. Selanjutnya menuju ke Pesarean Makam Pangeran Angka Wijaya Losari Brebes.
Kemudian bertolak ke Makam Mbah Ruby Klampok Wanasari. Di Makam Mbah Ruby, terdapat Arya Singasari Pranata Yuda yang menjabat Bupati Brebes kurang lebih 27 tahun. Sementara yang bergelar Kanjeng Adipati Pranata Yuda II atau dikenal dengan nama Mbah Klampok yang dimakamkan di Klampok Kecamatan Wanasari, menggantikan menjadi Bupati Brebes kurang lebih 14 tahun (1836–1850). Sedangkan cucunya yang bergelar Kanjeng Adipati Singasari Pranata Yuda III yang juga dimakamkan di Klampok yang memerintah paling lama sebagai Bupati Brebes kurang lebih 28 tahun (1850–1878).
Selanjutnya bupati beserta rombongan menuju pemakaman Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari ke makam mantan Bupati Brebes HM Tadjudin Noor Ali dan keluarga yang merupakan Bupati asli putra daerah pada masa jabatan tahun 1999–2001. Dan dilanjutkan ke Makam Syekh Junaedi Al Baghdadi di Desa Randusanga Wetan, Kecamatan Brebes.
Usai ziarah di Makam Syekh Junaedi, rombongan melanjutkan perjalanan ziarah menuju ke makam KH Syahtori yang terletak di Desa Talang Kabupaten Tegal. Beliau merupakan Bupati Brebes pada masa pemerintahan tahun 1946–1947 era revolusi, merupakan tokoh Masyumi dan Pengusaha Muslim yang dipilih rakyat pada saat peristiwa Tiga Daerah pada November 1945.
Syatori dibunuh oleh tentara NICA saat Agresi Militer Pertama. Mayatnya ditemukan di Songgom, Ia dibunuh setelah menolak bekerja sama dalam pemerintahan Recomba. Di lokasi ini, Bupati yang didampingi suami dan rombongan menggelar tahlil dan doa bersama untuk mengenang jasa para leluhur.
Setelah itu, rombongan menuju Makam Bupati Pusponegoro, yang berada di Kalisoka Dukuhwaru Tegal. Sebelum prosesi doa, juru kunci makam menyampaikan sejarah singkat Bupati Pusponegoro, dilanjutkan dengan dengan tahlil, serta doa dan tabur bunga. Perjalanan berlanjut ke Makam Singosari Pranata Yuda I di Desa Surokidul Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal yakni, Bupati Brebes ke 5. Beliau diangkat menjadi Bupati pada tanggal 1 Juli 1809 oleh Gubernur Thomas Stamford Rafles.
Beliau adalah anak laki laki patih Karawang Raden Singanegara yang menikah dengan Nyai Raden Amsiah yang merupakan anak perempuan Bupati Karawang Raden Adipati Arya Panata Yuda yang terkenal dengan julukan Dalem Sorambi. Tahun 1786 beliau mengangkat mertuanya menjadi Bupati dengan gelar Raden Adipati Singasari Pranata Yuda. Dalam ziarah, bupati beserta rombongan melakukan tahlil dan doa bersama yang dipimpin ulama setempat dan tabur bunga. (SWN)
