Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta awak media. Selain sebagai ajang silaturahmi memasuki tahun baru 2026.
Ketua Umum POLA, Puboksa Hutahaean ketika diwawancarai sejumlah awak media ia mengatakan bahwa kegiatan open house dan doa berantai lintas agama ini merupakan wujud komitmen POLA dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan antar umat beragama di Kota Bitung.
"Open house ini kami laksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi memasuki tahun 2026. Kami juga mengundang tokoh adat, agama, budaya, serta rekan-rekan media,”ujarnya.
Ia menambahkan, doa berantai lintas agama digelar dengan harapan agar tahun 2026 menjadi tahun penuh kedamaian, memperkuat persaudaraan antar umat beragama, serta membawa kemajuan bagi Kota Bitung."Semoga Kota Bitung semakin berkembang, masyarakatnya makmur dan sejahtera, serta kehidupan antar umat beragama semakin rukun dan indah,"harapnya.
Selain itu, Boksa juga menegaskan komitmen POLA dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat, khususnya bagi para karyawati eks PT Multi Rempah Sulawesi yang hingga kini masih dalam proses perjuangan organisasi POLA.
"Nah, tahun ini kami akan lebih fokus menyelesaikan persoalan keadilan bagi karyawati eks Multi Rempah Sulawesi dan harus tuntas sebelum bulan puasa tiba,” tegasnya.
Selain itu, pria vokal ini juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun demikian, kami (POLA_red), berkomitmen untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai aturan.
"Kami mendukung program pemerintah melalui MBG, tetapi juga akan mengawal dan mengawasi agar gizi yang diberikan benar-benar berkualitas untuk anak-anak kita, serta penggunaan uang pajak rakyat transparan dan sesuai prosedur yang ada,”pungkasnya.
Pewarta: Stefany Mawei

