Duka Mendalam di Areal Kerja PTPTN IV Regional Kebun Sei Beruhur Kabupaten Labusel
Premium By Raushan Design With Shroff TemplatesKejadian bermula ketika anak dari seorang karyawan berinisial (R) datang ke areal kebun untuk mengantarkan makan siang kepada ayahnya yang sedang bekerja memanen sawit. Saat itu, sang ayah tengah melakukan aktivitas mengegrek, yaitu memotong pelepah dan tandan buah sawit menggunakan alat egrek yang terpasang pada alloy stick. Situasi panen berlangsung seperti biasa, dengan pengawasan Mandor Panen dan kehadiran beberapa rekan kerja di sekitar lokasi.
Namun peristiwa berlangsung sangat cepat dan di luar dugaan. Ketika pelepah sawit yang telah dipotong meluncur turun, pelepah tersebut meniti melalui alloy stick dan jatuh menimpa angkong (alat angkut buah). Benturan tersebut menyebabkan egrek terpantul dan mengenai korban yang saat itu berada tidak jauh dari angkong. Sabetan egrek mengakibatkan luka robek serius pada bagian pinggang sebelah kanan korban.
Insiden tersebut disaksikan langsung oleh Mandor Panen serta beberapa rekan kerja yang berada di sekitar areal panen. Menyadari kondisi darurat, Mandor Panen dengan sigap mengambil tindakan pertolongan pertama dan segera membawa korban menuju RS PMN Torgamba untuk mendapatkan penanganan medis intensif.Tim medis rumah sakit telah berupaya maksimal memberikan pertolongan. Namun, akibat luka yang cukup parah dan kehilangan banyak darah, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.40 WIB.
Kabar duka ini langsung menyebar dan menimbulkan rasa kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar perusahaan. Pihak manajemen PTPTN IV Regional I Kebun Sei Baruhur bersama Serikat Pekerja segera bergegas mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Manajemen menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah tersebut serta berkomitmen memberikan pendampingan dan dukungan kepada keluarga korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya aspek keselamatan dan pengawasan di area kerja, khususnya pada kegiatan panen yang memiliki risiko tinggi. Suasana haru dan duka menyelimuti rekan-rekan kerja yang tidak menyangka bahwa kejadian yang berlangsung begitu singkat tersebut harus berakhir dengan kehilangan nyawa.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang berat ini. (Zulfia)
rullynovriyandi
Berita Trending
-
METRO – Team Cobra Satnarkoba Polres Kota Metro Kembali Mengaman Dua Orang Pria di duga Penyalaguna Narkotika, Sabtu (22/05). Dalam pe...
-
METRO - Warga yang merupakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Mardiwaluyo ya...
-
Kysanews.com | Simalungun - Esther Dewi Girsang, Wanita asal Saribudolok ini sukses kenalkan kopi hasil tanaman petani Simalungun di Kota B...
-
Lampung Barat - Unit reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil ungkap kasus tindak pidana Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81...


