Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Alumni Indonesia–Tiongkok Perkuat Kolaborasi Akademik dan Diplomasi Budaya

KysaNews
Rabu, 14 Oktober 2026
Last Updated 2026-10-14T03:28:31Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

BEIJING–CHONGQING — Sebanyak 20 alumni Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di berbagai universitas di Tiongkok mengikuti Academic and Cultural Exchange Visit di Beijing dan Chongqing pada 10–16 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat hubungan Indonesia–Tiongkok sekaligus menjajaki peluang kolaborasi di bidang pendidikan, teknologi, riset, dan inovasi. Rabu (14/10/2026)


Berbekal pengalaman akademik dan jejaring profesional di kedua negara, para delegasi berasal dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan tinggi, organisasi keagamaan, hingga penelitian dan pengembangan inovasi. Jejaring alumni ini menjadi modal penting untuk menghubungkan pengalaman internasional dengan peluang kerja sama yang bermanfaat bagi Indonesia.


Bertemu Mao Ning, Memperkuat Dialog Bilateral


Salah satu agenda utama di Beijing adalah pertemuan dengan Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (Spokesperson of the Ministry of Foreign Affairs of China). Dalam kesempatan tersebut, delegasi menyerahkan dua karya literatur yang merekam perjalanan hubungan Indonesia–Tiongkok, mulai dari perspektif sejarah hingga kemitraan masa depan.


Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperluas dialog dan membangun pemahaman lintas budaya. Selain melalui diplomasi formal, hubungan kedua negara juga dapat diperkuat melalui pertukaran gagasan, pengalaman, dan interaksi langsung antarmasyarakat.


Jamuan Bersama FAO Chongqing, Jajaki Kolaborasi Teknologi dan Pendidikan


Di Chongqing, delegasi mengikuti jamuan makan malam bersama Fan Qing, Direktur Jenderal Foreign Affairs Office of Chongqing Municipality (FAO Chongqing). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi kesempatan untuk bertukar perspektif mengenai penguatan persahabatan serta peluang kerja sama Indonesia–Tiongkok.


Diskusi ini relevan dengan perkembangan kolaborasi di bidang pendidikan, teknologi, penelitian, dan inovasi. Di tengah percepatan transformasi digital, pertukaran pengetahuan, kemitraan antarlembaga pendidikan, mobilitas akademik, dan pengembangan sumber daya manusia menjadi sejumlah bidang yang berpotensi dijajaki bersama.


Pertemuan tersebut juga memperluas jejaring internasional yang dapat ditindaklanjuti melalui inisiatif konkret. Kolaborasi diharapkan mampu membuka akses terhadap pengetahuan, praktik inovasi, dan pengalaman pengembangan kelembagaan yang relevan bagi kedua negara.


Moh. Khoerul Anwar Jajaki Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Double Degree


Salah satu delegasi yang turut berpartisipasi adalah Moh. Khoerul Anwar, Pendiri Protean Institute dan Ketua Tim Double Degree UIN Sunan Kalijaga. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, ia berdiskusi langsung dengan Li Lan, Director of Asian Affairs Division, mengenai peluang kerja sama di bidang pendidikan vokasi, penelitian, program double degree, serta pengembangan kolaborasi akademik lainnya.


Diskusi ini membuka ruang penjajakan kemitraan yang berorientasi pada penguatan kapasitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Peluang tersebut mencakup pertukaran pengetahuan, pengembangan program akademik bersama, serta penguatan hubungan antarlembaga pendidikan Indonesia dan Tiongkok.


Dalam konteks pendidikan tinggi, jejaring internasional dapat dikembangkan melalui kemitraan antarkampus, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta penguatan kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.



Bagi Moh. Khoerul Anwar, jejaring internasional menjadi peluang untuk menghubungkan pengalaman akademik dengan kebutuhan pengembangan institusi di Indonesia. Kolaborasi lintas negara diharapkan tidak hanya memperluas akses terhadap pengetahuan dan praktik baik, tetapi juga mendorong pengembangan program pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Delegasi terdiri atas profesional yang berkiprah di berbagai sektor strategis di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:


* KH Imron Hamid — Rektor Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang dan Ketua PBNU.

* Budy Sugandi — Kepala Buperta Pramuka.

* Syaifudin Zuhri — Direktur SINO Nusantara Institute.

* Muhammad Aziz — Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan pengurus PP Muhammadiyah.

* Arafat Febriandirza — Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

* Moh. Khoerul Anwar — Pendiri Protean Institute dan Ketua Tim Double Degree UIN Sunan Kalijaga.


Keberagaman latar belakang tersebut menghadirkan potensi kolaborasi lintas sektor. Pertemuan antara akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan tokoh masyarakat dapat memperluas pertukaran perspektif serta membuka peluang kerja sama yang melampaui batas kelembagaan.


Dari Pengalaman Internasional Menuju Dampak Nyata


Berlangsung selama tujuh hari, kunjungan ini mencakup Beijing sebagai pusat pemerintahan dan diplomasi Tiongkok serta Chongqing sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri. Kedua kota memberikan perspektif berbeda mengenai hubungan internasional, perkembangan teknologi, dan peluang pengembangan kerja sama.


Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan ini menegaskan pentingnya menjaga jejaring yang terbentuk melalui pendidikan internasional. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh akan memiliki nilai lebih ketika ditindaklanjuti melalui kemitraan, pertukaran keahlian, dan program kolaboratif yang terukur.


Keberhasilan diplomasi tidak hanya terletak pada pertemuan yang terlaksana, tetapi juga pada upaya menerjemahkan dialog menjadi kerja sama yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.


Dari ruang akademik menuju diplomasi budaya, jejaring alumni Indonesia–Tiongkok membuka peluang untuk mempertemukan pengetahuan, teknologi, dan inovasi dalam membangun masa depan kerja sama yang lebih erat. (Mochammad Sinung Restendy)

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl