Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Konflik Lahan Eks PT DMP Berujung Pengeroyokan, Aktivis Minta Penegak Hukum Bertindak Adil

KysaNews
Jumat, 18 September 2026
Last Updated 2026-09-18T04:30:56Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

BATANG HARI, JAMBI — Kasus dugaan pengeroyokan terhadap Allazi di kawasan lahan eks PT Deli Muda Perkasa (DMP) menjadi sorotan. Keluarga korban mempertanyakan peristiwa yang membuat Allazi disebut harus mendapatkan perawatan medis, sementara Amri, S.Pd., aktivis Jambi, menyoroti persoalan tersebut dari sisi status lahan dan aktivitas di lokasi.


Menurut keterangan keluarga kepada Amri, peristiwa bermula ketika Allazi berada di kawasan lahan eks PT DMP. Setibanya di lokasi, Allazi disebut dihadang oleh sejumlah security yang kemudian terjadi dugaan pengeroyokan.


Keluarga menyebut Allazi kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dibawa pulang. Karena kondisinya mengkhawatirkan, keluarga kemudian membawa Allazi ke RS Hamba untuk mendapatkan penanganan medis.


Atas kejadian tersebut, keluarga kemudian memilih membuat laporan ke Polres Batang Hari karena merasa persoalan yang dialami Allazi perlu mendapatkan penanganan hukum.


Amri, S.Pd., menilai dugaan pengeroyokan tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa, terlebih lokasi kejadian berada di kawasan yang menurutnya memiliki persoalan status dan penguasaan lahan.


“Kalau melihat status lahan PT eks DMP, menurut informasi dan dokumen yang kami pahami statusnya sudah inkrah. Kalau masih ada aktivitas di sana, tentu menjadi catatan kami. Apalagi sampai terjadi kejadian yang berujung pada dugaan pemukulan terhadap masyarakat,” ujar Amri, S.Pd.


Menurut Amri, persoalan aktivitas di kawasan eks DMP perlu segera mendapat perhatian dari pihak terkait agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.



“Kalau persoalan PT eks DMP ini tidak cepat ditindaklanjuti dan tidak ada kejelasan, kami khawatir akan menimbulkan permasalahan yang lebih besar. Jangan sampai konflik lahan kemudian berkembang menjadi konflik antara masyarakat dengan pihak-pihak yang melakukan aktivitas di lapangan,” tegasnya.


Amri juga meminta aparat penegak hukum tidak hanya melihat persoalan dari satu sisi. Dugaan pengeroyokan terhadap Allazi, menurutnya, harus diproses berdasarkan keterangan korban, keluarga, saksi, maupun pihak security yang berada di lokasi.


“Yang paling penting sekarang adalah dugaan pengeroyokannya harus terang. Siapa yang melakukan, apa penyebabnya, bagaimana kronologinya, dan apakah tindakan yang dilakukan sesuai aturan.kalau memang ternyata ada pencurian, mengapa harus main hakim sendiri.


Bukan kah negara kita negara hukum.Apalagi pelaku nya security PT. EKS. DMP. sendiri.

Semua harus diperiksa berdasarkan fakta,” katanya.


Sementara itu, terkait klaim mengenai status lahan eks DMP dan aktivitas di lokasi, Amri meminta pihak berwenang memberikan penjelasan berdasarkan putusan atau dokumen hukum yang berlaku, sehingga tidak muncul tafsir berbeda di lapangan.


Kysanews.com akan terus melakukan konfirmasi kepada, Polsek Mersam, pihak security eks DMP, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh informasi yang berimbang mengenai kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl