Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Akses Informasi Ditutup, Wartawan ingin Adukan Kanit PPA Polres OKUS ke Propam

KysaNews
Selasa, 22 September 2026
Last Updated 2026-09-22T10:07:06Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

MUARADUA — Langkah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Selatan (OKUS) dalam menggerebek Penginapan Jasuma pada Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, menuai tanda tanya dari berbagai kalangan, termasuk awak media.


​Operasi yang dipimpin langsung oleh Kanit PPA Polres OKUS, Devi, tersebut menyasar sejumlah titik di penginapan. Dalam penggerebekan itu, petugas memeriksa secara menyeluruh kamar nomor 03 dan 04. Puluhan orang yang berada di lokasi, termasuk sejumlah wartawan yang tengah berada di lobi, turut tak luput dari pemeriksaan dan penggeledahan.


​Dari operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang wanita, tiga orang pria, serta dua orang penjaga Penginapan Jasuma. Seluruhnya kemudian dibawa ke Mapolres OKU Selatan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



​Kendati demikian, tindakan aparat kepolisian ini memunculkan kejanggalan di tengah publik. Pasalnya, meski operasi tampak terencana, hingga kini belum ada satupun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, sehingga memicu spekulasi di tengah masyarakat terkait penanganan kasus tersebut.

​Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media untuk mendalami status hukum para pihak yang diamankan justru menemui jalan buntu. Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai ketiadaan penetapan tersangka, Kanit PPA Devi hanya memberikan jawaban singkat, "Ke kantor aja Pak."


​Menindaklanjuti arahan tersebut, keesokan harinya awak media mendatangi Mapolres OKU Selatan untuk melakukan konfirmasi lanjutan sesuai yang dijanjikan. Namun, setibanya di lokasi, pihak bersangkutan diduga tidak memberikan respons yang memadai. Bahkan, pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh wartawan hanya dibaca tanpa balasan, sehingga menimbulkan kesan menghindar.

​Menyikapi tertutupnya akses informasi serta prosedur penanganan yang dinilai janggal—mulai dari tidak adanya penetapan tersangka hingga sikap tertutup aparat saat dikonfirmasi—sejumlah awak media menyatakan kekecewaannya.


​Atas persoalan ini, para wartawan berencana membawa masalah tersebut dengan melayangkan laporan resmi ke Bidang Propam Polda Sumatera Selatan guna menguji profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas penegakan hukum. (Agus)

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl