Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Pemkab OKU Selatan Dukung Pembangunan Bendungan Pengendali Sedimen Danau Ranau

KysaNews
Minggu, 02 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-01T19:13:20Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

MUARADUA — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) menyambut baik dan mendukung penuh rencana pembangunan Bendungan Pengendali Sedimen Danau Ranau.


​Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., dalam rapat Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Lingkungan Pembangunan Pengendali Sedimen Danau Ranau Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Tahun Anggaran 2027 (SBSN) yang berlangsung di Ruang Nagara Bhakti Pemkab OKU Selatan, Kamis (30/07/2026).

Bupati menilai rencana pembangunan ini telah melalui kajian yang matang dan memiliki tujuan yang mulia. Berdasarkan pemaparan dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), proyek ini dirancang khusus untuk menjaga kelestarian Danau Ranau.


​"Setelah mendengarkan penjelasan, kami sangat mendukung rencana pembangunan ini. Kita semua tentu berharap agar Danau Ranau ini dapat terus terjaga dan diwariskan kepada anak cucu kita kelak," ujar Bupati Abusama.

​Selain menjaga kelestarian danau, pembangunan bendungan pengendali sedimen ini diharapkan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat. Proyek ini bertujuan utama untuk mencegah pendangkalan Danau Ranau sekaligus meminimalisir potensi bencana banjir di masa mendatang.


​Guna memastikan kelancaran proyek, Bupati menginstruksikan para camat agar segera berkoordinasi dengan para kepala desa serta tokoh masyarakat setempat untuk melakukan sosialisasi terkait rencana dan manfaat pembangunan ini.


​Selain itu, Bupati juga memberikan masukan konstruktif kepada pihak pengembang agar mempertimbangkan pembuatan pintu air untuk mendukung sistem irigasi persawahan warga.


​"Di sekitar Danau Ranau dan aliran sungai di sekitarnya terdapat banyak area persawahan warga. Jika dibuatkan pintu air, hal ini tentu akan sangat membantu pengairan sawah masyarakat sehingga manfaat pembangunan ini bisa dirasakan secara lebih luas," tambahnya.



​Mengantisipasi dinamika di tengah masyarakat, Bupati mengimbau agar setiap potensi kendala atau perbedaan pandangan dapat dikomunikasikan secara persuasif dan bijak agar tidak ada pihak yang dirugikan.

​Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai menjelaskan bahwa rencana pembangunan ini dilatarbelakangi oleh peristiwa banjir besar yang melanda wilayah Warkuk Ranau Selatan pada tahun 2022 silam. Berdasarkan hasil kajian teknis, salah satu pemicu utama bencana tersebut adalah tingginya tingkat sedimentasi (pendangkalan).


​Tanpa penanganan serius, proses pendangkalan dikhawatirkan akan terus berlanjut dan membawa dampak buruk bagi ekosistem Danau Ranau yang aliran airnya terhubung dengan sembilan sungai.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa Danau Ranau menjadi salah satu dari tiga danau di Indonesia yang terpilih untuk mendapatkan program penanganan serupa. Proyek nasional ini diusulkan untuk mulai dikerjakan pada tahun 2027 melalui pembiayaan SBSN. Saat ini, hampir seluruh dokumen administrasi telah rampung dan hanya menyisakan penyelesaian dokumen lingkungan.


​"Harapan besar kami, rencana ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah sehingga dapat segera kita bawa ke Bappenas," ujar perwakilan BBWS tersebut.

Rapat strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati OKU Selatan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Kepala Dinas PUPR, Camat Warkuk Ranau Selatan, Camat Banding Agung, serta unsur tokoh masyarakat. (Agus)

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl