OKU Selatan Optimis Entaskan Desa Tertinggal Lewat Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026
Premium By Raushan Design With Shroff TemplatesKegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan status Indeks Desa di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten OKU Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Sutoko, M.Si., Kepala Bapperida Kabupaten OKU Selatan, Kepala Dinas PMD Kabupaten OKU Selatan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda OKU Selatan, para camat, kepala desa, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten OKU Selatan, serta Tenaga Ahli Desa.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Sutoko, M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan desa menjadi salah satu prioritas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Menurutnya, Indeks Desa merupakan instrumen penting dalam mengukur kemajuan desa sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pembangunan desa secara berkelanjutan.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil Indeks Desa Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025, masih terdapat 22 desa berstatus tertinggal di Sumatera Selatan, dimana 17 desa di antaranya berada di Kabupaten OKU Selatan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan agar pada tahun 2026 tidak ada lagi desa tertinggal di Provinsi Sumatera Selatan.
Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda OKU Selatan, Verry Wijaya, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan yang telah memberikan pendampingan dan perhatian kepada Kabupaten OKU Selatan dalam upaya meningkatkan status desa melalui pemutakhiran data Indeks Desa.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh pihak terkait agar proses pemutakhiran data berjalan dengan baik, akurat, dan sesuai kondisi riil di lapangan.
"Pemutakhiran data Indeks Desa bukan hanya menjadi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, diperlukan kerja sama dan komitmen seluruh kepala desa serta perangkat desa agar data yang disampaikan benar-benar valid," ujar Verry.
Ia berharap melalui kegiatan ini seluruh desa, khususnya desa-desa yang masih berstatus tertinggal di Kabupaten OKU Selatan, dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi desa sehingga mampu naik status menjadi desa berkembang, desa maju, bahkan desa mandiri.
"Pemerintah Kabupaten OKU Selatan siap mendukung setiap upaya percepatan peningkatan status desa. Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, kami optimistis desa-desa di Kabupaten OKU Selatan dapat terus berkembang sehingga target menghapus status desa tertinggal dapat tercapai," tutupnya. (Agus)
rullynovriyandi
Berita Trending
-
METRO – Team Cobra Satnarkoba Polres Kota Metro Kembali Mengaman Dua Orang Pria di duga Penyalaguna Narkotika, Sabtu (22/05). Dalam pe...
-
METRO - Warga yang merupakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Mardiwaluyo ya...
-
Kysanews.com | Simalungun - Esther Dewi Girsang, Wanita asal Saribudolok ini sukses kenalkan kopi hasil tanaman petani Simalungun di Kota B...
-
Lampung Barat - Unit reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil ungkap kasus tindak pidana Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81...

