Polemik Pembayaran Proyek APBD 2024 di OKU Selatan, Kontraktor dan Pekerja Menanti Kepastian
Premium By Raushan Design With Shroff TemplatesKondisi ini memicu keresahan di tingkat akar rumput. Para kuli bangunan dan pekerja proyek yang terlibat mulai menuntut upah mereka kepada masing-masing kontraktor karena keterlambatan pembayaran ini.
Salah satu perwakilan kontraktor menyatakan bahwa seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai kontrak tanpa kendala berarti di lapangan. Mereka pun mempertanyakan alasan mendasar yang menyebabkan pembayaran belum kunjung dilakukan hingga pertengahan tahun 2026 ini.
“Kami sudah menyelesaikan kewajiban kami, bahkan sudah serah terima. Kami berharap ada solusi secepatnya agar tidak terjadi konflik antara kontraktor dengan para buruh di lapangan. Kami ingin menghindari prasangka buruk atau fitnah karena masalah ini,” ungkap salah satu kontraktor.
Menanggapi hal tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten OKU Selatan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil memuaskan.
Melalui pesan singkat WhatsApp, Kepala BPKAD OKU Selatan memberikan keterangan singkat bahwa keterlambatan tersebut terjadi karena dana dari pemerintah pusat belum tersalurkan ke daerah.
Pernyataan mengenai "dana dari pusat" ini memicu tanda tanya besar bagi pihak kontraktor. Pasalnya, proyek-proyek tersebut bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2024. Pihak kontraktor mempertanyakan mengapa pendanaan proyek daerah justru bergantung pada transfer dana dari pusat yang belum jelas kepastian waktunya.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang komprehensif mengenai kapan dana tersebut akan disalurkan dan dibayarkan kepada pihak kontraktor.
Para kontraktor dan pekerja bangunan sangat berharap Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dapat memberikan solusi konkret atas persoalan ini. Mereka mendesak agar segera ada kejelasan terkait jadwal pembayaran guna meredam polemik yang terus berkembang dan memastikan hak-hak pekerja di lapangan dapat segera dipenuhi. (Agus)
rullynovriyandi
Berita Trending
-
METRO – Team Cobra Satnarkoba Polres Kota Metro Kembali Mengaman Dua Orang Pria di duga Penyalaguna Narkotika, Sabtu (22/05). Dalam pe...
-
METRO - Warga yang merupakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Mardiwaluyo ya...
-
Kysanews.com | Simalungun - Esther Dewi Girsang, Wanita asal Saribudolok ini sukses kenalkan kopi hasil tanaman petani Simalungun di Kota B...
-
Lampung Barat - Unit reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil ungkap kasus tindak pidana Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81...

