Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Portal Media Online KYSA NEWS | Menghadirkan informasi terbaru dari berbagai bidang kehidupan masyarakat dengan penyajian berita yang objektif, berimbang, dan mudah dipahami, demi memberikan wawasan yang bermanfaat bagi publik.

Keluhan Standar Gizi MBG di SDN 2 Bitung Mencuat, Pihak SPPG Dinilai Kurang Kooperatif

KysaNews
Rabu, 08 Juli 2026
Last Updated 2026-07-07T19:37:36Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

BITUNG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan di SDN 2 Bitung menuai sorotan tajam dari wali murid serta tenaga pengajar. Pasalnya, kualitas dan porsi makanan yang didistribusikan dinilai tidak sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Rabu (08/7/2026)


Keluhan ini muncul setelah para orang tua murid dan guru menemukan ketidaksesuaian antara dokumentasi menu yang seharusnya diberikan dengan realita makanan yang diterima oleh siswa di sekolah. Dibandingkan dengan sekolah lain yang menjalankan program serupa, menu di SDN 2 Bitung dinilai jauh dari standar kelayakan gizi dan porsi yang diwajibkan. 


“Kami sudah sering mendengar keluhan dari anak-anak terkait kualitas dan porsi makanan ini. Sangat disayangkan jika realitanya tidak sesuai dengan apa yang menjadi pedoman utama program nasional ini,” ujar salah satu perwakilan orang tua murid.


Padahal, secara aturan, program ini berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum setempat. Setiap porsi yang dibagikan seharusnya telah memenuhi standar gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang berkualitas tinggi.


Menanggapi laporan tersebut, tim awak media dan LSM melakukan investigasi lapangan ke lokasi. Berdasarkan penelusuran dan verifikasi data yang dilakukan, ditemukan fakta bahwa bahan makanan yang disajikan memang tidak memenuhi ekspektasi standar gizi yang dijanjikan.


Namun, upaya konfirmasi kepada pihak pengelola program menemui jalan buntu. Kepala SPPG wilayah terkait dinilai tidak kooperatif dalam menanggapi temuan ini. Meski telah dihubungi melalui pesan singkat (WhatsApp) hingga pertemuan langsung, pihak SPPG cenderung menghindar dan memberikan berbagai alasan.


Hingga berita ini diturunkan, sikap tertutup dari pihak manajemen SPPG semakin memicu kekecewaan warga sekolah. Masyarakat dan wali murid berharap agar instansi terkait, khususnya Badan Gizi Nasional, segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja SPPG di Bitung demi menjamin hak gizi anak-anak sekolah yang menjadi target utama program pemerintah ini. (Tim)

iklan
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl