Laporan tersebut dibuat setelah Amiluddin mengaku menerima penjelasan langsung dari anak kandungnya, Nindi Assahra (19), terkait sebuah peristiwa yang disebut terjadi di kediamannya pada dini hari.
Kepada awak media, Amuddin mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah sang anak menyampaikan cerita yang dialaminya.
“Informasi ini saya ketahui tadi pagi setelah anak kandung saya menyampaikan kejadian itu,” ujar Amiluddin.
Menurut penuturan Amiluddin, oknum tersebut diduga datang ke rumahnya pada tanggal 4 mei 2026 sekitar pukul 01.00 WITA.
Dalam Kronologisnya, Oknum Anggota tsb awalnya pintu rumah bagian bawah digedor, kemudian aliran listrik dipadamkan dengan cara mematikan Pembatas listrik Miniature Circuit Breaker (MCB) rumah.Selanjutnya, oknum tersebut diduga naik ke lantai dua melalui pohon mangga dan masuk lewat pintu lantai dua dengan cara merusaknya.
Dalam sebuah rekaman yang diterima keluarga, Nindi Assahra mengaku sempat terkejut saat seseorang masuk ke kamar ibunya.
“Dia colek-colek saya di kamar ibu, ibu lagi salat. Saya mengira itu adalah tetta. Saya kaget tiba-tiba dia cekik leher saya,” lalu ibu menutup mulutku dari belangkang, setelah itu saya tidak tau mereka berdua berbuat apa. ungkap Nindi dalam rekaman tersebut.
Amiluddin menduga, dengan adanya kejadian ini, bisa jadi sudah banyak yang dilakukan sebelumnya, mungkin karna tuhan begitu adil sehingga hal hal yang begini terungkap. Apalagi akhir akhir ini, istri sibuk naik turun Bantaeng Makassar katanya banyak urusan.
Amiluddin juga menyebut rumah tangganya dengan sang istri memang sudah lama tidak harmonis.
Menurutnya, persoalan tersebut mulai dirasakan sejak tahun 2020 ketika istrinya diduga mulai mengenal oknum TNI tersebut.
Pada akhir tahun 2024 Kecurigaan Amiluddin mulai muncul setelah dirinya mendatangi seseorang bernama Asmi di Banyorang untuk menagih sesuatu atas permintaan istrinya.
Dalam pertemuan itu, ia mengaku mendapat informasi bahwa istrinya disebut sering datang bersama oknum anggota TNI tersebut. Justru jari saya hampir putus digigit oleh istri saat informasi saya sampaikan setibanya dirumah namun hal tersebut saya tidak besar besarkan.
Selain itu, Amiluddin menyampaikan bahwa pada awal tahun 2026, istrinya yang diketahui bernama Indriyani (43), seorang ASN yang mengajar di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bantaeng, sempat mengajukan gugatan perceraian ke Inspektorat. Namun, menurut pengakuannya, pengajuan tersebut ditolak.
Sementara itu, laporan Amiluddin diterima langsung oleh Pratu Kurniawan di kantor Denpom Bantaeng.
Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan proses pemeriksaan akan dilanjutkan oleh penyidik.
“Hari ini kami sudah menerima laporannya. Besok akan dilanjutkan oleh penyidik dan pelapor diminta melengkapi seluruh bukti-bukti yang ada,” ujar Pratu Kurniawan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait, termasuk oknum TNI yang disebut dalam laporan tersebut, belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang disampaikan Amiluddin. (Adrian)

