Dalam Rangka Hari Jadi Sumut, Subandi Komisi V DPRD SUMUT Minta Rehab Panti Narkoba - KYSANEWS

Breaking

Definition List

Selamat datang di website KysaNews.Com

Jumat, 17 April 2026

Dalam Rangka Hari Jadi Sumut, Subandi Komisi V DPRD SUMUT Minta Rehab Panti Narkoba

Kysanews. com, Medan - Ketua Komisi E DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra Drs.H.M.Subandi,ST.,MM. menghimbau agar Sumut memiliki Panti Rehabilitasi Narkoba untuk penderita narkoba. Hal ini disampaikannya saat wawancara cegat sesuai Sidang Paripurna Istimewa HUT Provinsi Sumatera Utara ke-78. (Rabu,15/04/26).


"Selamat HUT Provinsi Sumatera Utara ke -78 bersama Kolaborasi Sumut Berkah. Yang menjadi catatan syaa dari yang disampaikan oleh pak Gubernur tadi tentang peningkatan - peningkatan dari pendapatan perkapita,perekonomian ,keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara sudah membaik. Namun kegelisahan pak Gubernur tadi adalah terhadap Maslaah penyalah gunaan narkoba di Sumatera Utara yang tetap disorot menjadi peringkat pertama nasional",kata Subandi.


"Untuk itu kita harus mencari solusi bagaimana mengatasi persoalan ini. Beberapa hari lalu di media saya sudah sampaikan bahwa Sumatera Utara harus punya panti rehab. Saya pikir ini solusi sudah lama di sosialisasi sejak pemerintahan Gubernur sebelum. Jadi saya harap di bawah kepemimpinan Bapak Bobby Afif Nasution selalu Gubernur Sumatera Utara agar segera terealisasi",harap Subandi.


Subandi menjelaskan bahwa solusi ini agar para korban penyalah gunaan narkoba tadi bisa kita rehab. Karena sebab jika dibiarkan akan. Semakin menjadi - jadi dan meskipun dimasukkan di penjara bukan menjadi solusi konkrit. 


"Setelah hasil diskusi - diskusi dengan para pengamat di bidang ini kita harus ada rehab. Mungkin jumlahnya besar ,apa boleh kita harus siapkan anggaran yang besar untuk itu. Nanti di panti rehab anak - anak tersebut diajari dengan pendidikan agama, berbagai keterampilan sehingga saat mereka dikembalikan ke keluarga mereka dan masyarakat dapat bekerja dan memperbaiki hidup lebih layak",lanjut Subandi.


Untuk di dunia pendidikan politik Gerindra ini mengakui bahwa menurut Perda No.1 sudah pernah menyampaikan bahwa anak - anak yang masuk sekolah khususnya SLTP dan SLTA harus melalui tes seleksi narkoba.


"Tapi belum ada yang berani dengan alasan nanti banyak yang ketangkap. Tapi menurut saya bukan berarti seleksi narkoba itu bukan berarti penentu anak tersebut bisa sekolah atau tidak namun kita sudah bisa membedakan mana anak - anak yang harus kita lakukan secara serius",jelasnya.


"Ke depannya selain membenahi secara internal ,pihak Kepolisian detik ini harus tegas bersikap bahwa narkoba adalah musuh bagi bangsa kita khususnya di Sumatera Utara. Tidak ada kata ampun dan kata maaf buat narkoba!",tutup Subandi., (Indra)

Pages