Diduga Pelaku Utama Pengeroyokan ibu dan anak di Singkuang Masih Bebas Brkeliaran
Premium By Raushan Design With Shroff Templatesdari penelusuran awak media,kejadian tersebut di awali masalah pencabulan anak di bawah umur yang tak lain korban masih duduk bangku smp kelas 3 di desa singkuang kecamatan Muara Batang Gadis beberapa tahun yang lalu.
ayah dari korban pencabulan, tidak mau berdamai dengan pelaku,disitulah keluarga pelaku tidak terima sehingga terjadi penganiayaan di dalam rumah korban
Setelah ditelusuri, awak media mendapatkan No ayah si korban dan awak media meminta keterangan yang sebenar benar nya, menceritakan tentang kejadian tersebut.
dari keterangan ayah korban yang bernama Soni tehe Lase (43) membenarkan kejadian tersebut berbicara melalui jaringan telepon kepada awak media,
"Saya sebagai kepala keluarga sangat terpukul dan truma di saat kejadian di rumah saya ucap lase nya,belum hilang masalah pencabulan anak saya,datang lagi masalah yang baru tentang pengeroyokan anak dan istri saya ucap beliau, yang pelaku nya masih satu keluarga juga dengan pelaku pencabulan anak saya ucap beliau ngomong lewat telpon,
saya heran kata Soni" pelaku utama yang mengeroyok anak dan istri saya beserta pencurian HP anak saya sampai sekarang belum di jadi kan tersangka oleh Polres Madina padahal dia jelas jelas pelaku utama nya yang menganiaya anak dan istri saya di bawah ancaman senjata tajam.
pelaku penganiayaan berjumlah 5 orang (pria) dan yang menghina dan mencaci maki ada 2 orang (Wanita) pelaku yang menghampiri rumah korban sejumlah 7 orang,5 menganiaya ibu dan anak (pria) sedangkan 2 orang (wanita) di duga menghina dengan kata kata kotor ucap Soni nya"
kekecewaan pihak dari keluarga korban,kenapa pelaku utama nya masih bisa bebas dan belum di jadikan tersangka sedangkan yang tidak pelaku utamanya sudah di tangkap sebanyak 2 orang, 1 orang sudah melarikan diri 2 orang lagi termasuk pelaku utamanya masih bebas di Desa singkuang sampai saat ini dan 2 orang wanita belum cukup bukti makanya belum di proses ucap Soni nya.
sampai sekarang kata Soni nya keluarga saya masih di ancam terus sehingga saya dan keluarga saya tidak berani keluar rumah,dan sampai sekarang anak anak saya tidak sekolah dan tidak bisa mengikuti ujian dan jadi nya anak saya tinggal kelas tutur nya
Soni berharap pihak penegak hukum bisa secepat nya mengatasi persoalan ini supaya kami bisa hidup tenang tidak di hantui rasa takut dan truma akibat ancaman yang di duga dari keluarga pihak pelaku tutur nya melalui telepon seluler kepada awak media nya-ref (ilman)
rullynovriyandi
Berita Trending
-
METRO – Team Cobra Satnarkoba Polres Kota Metro Kembali Mengaman Dua Orang Pria di duga Penyalaguna Narkotika, Sabtu (22/05). Dalam pe...
-
METRO - Warga yang merupakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Mardiwaluyo ya...
-
Kysanews.com | Simalungun - Esther Dewi Girsang, Wanita asal Saribudolok ini sukses kenalkan kopi hasil tanaman petani Simalungun di Kota B...
-
Lampung Barat - Unit reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil ungkap kasus tindak pidana Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81...

