"Disamping perkembangan - perkembang yang meningkat secara signifikan yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Utara di Sidang Paripurna tadi. Ada tantangan yang cukup menjadi perhatian kita bersama yaitu Sumut termasuk kategori nomer satu darurat narkoba. Hal ini menjadi tanggung jawab kita dan semua pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi bagaimana kita melakukan pencegahan dan penindakan terhadap bahaya narkoba ini dan harus diberantas!,"ungkap Sutarto.
Sutarto menegaskan bahwa DPRD Sumut akan memberikan dukungan penuh untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif dari bahaya narkoba dan mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah melakukan tindak seperlunya dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
"54.8% jumlah pemuda di Sumatera Utara yang akan menikmati dan bertanggung jawab perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Oleh karena itu masa depan Sumatera Utara tergantung kepada generasi muda. Jadi ini harus menjadi komitmen ke depan agar penyelamatan generasi Sumatera Utara dapat terjaga",ungkap Sutarto.
Selain itu tambah Sutarto tantangan kedua yaitu pemulihan pasca bencana yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia diantaranya di Tapanuli Tengah, Sibolga dan beberapa kabupaten lain.
"Kita tentu harus mendorong bagaimana percepatan penanganan pasca bencana ini dan jadi pembelajaran bagi kita agar ke depan kita memiliki mitigasi terhadap bencana yang akan terjadi tersebut",jelasnya.
Dan yang ketiga Sutarto menyinggung tentang pelayanan kesehatan di Sumatera Utara khususnya BPJS dan harus menjadi komitmen bersama untuk kesehatan masyarakat.
"Masih ada ditemukan banyak BPJS yang menunggak, tidak aktif baik yang berbayar mandiri atau yang gratis. Pendataan ini harus segera dituntaskan agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan lebih baik. Kita yakin bahwa adanya program UHC harus dijadikan prioritas dan tepat sasaran karena masalah kesehatan adalah masalah penting untuk masyarakat Sumatera Utara",lanjut Sutarto.
"Selamat HUT Provinsi Sumatera Utara ke - 78. Sumatera Utara secara Sosio Kultural itu beraneka ragam. Mari bersama - sama berkolaborasi untuk membangun Sumatera Utara jauh lebih baik dan bebas narkoba",tutup Sutarto., (Indra)
