Imformasi yang di himpun oleh narasumber yang namanya meminta jangan di publikasikan menyebut bahkan tenaga kerja mengalami jatuh dari atas tidak ada jamkes atau BPJS pada saat kerja seharusnya tenaga kerja dijamin ketika ada kendala ujarnya
Kabiro kysanews,commelontarkan kritik keras dan tanpa kompromi terhadap proyek rehabilitasi Madrasah di Dusun Mendati, Pekon Pekon Mon, Kecamatan Ngambur, kabupaten pesisir barat yang kini diselimuti berbagai dugaan persoalan. Selasa 14/4/20226
Selanjutnya masyarakat Dalam pernyataannya, masyarakat secara tegas menyebut proyek bernilai miliaran rupiah itu berpotensi menyimpan masalah serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dari pasir hingga kayu yang di pasang ada kayu lama tidak di ganti ini menimbulkan kecurigaan sedangkan dananya cukup besar 2,2 miliyar kalau kami Melihat tidak memenuhi setandar
Kami sebagai masyarakat mengatakan Ini uang negara, bukan uang pribadi! Kalau benar ada persoalan status lahan di kawasan HPT, itu pelanggaran serius. Jangan coba-coba bermain dengan uang negara semua harus trang dan terbukak kepublik bukan di tutup tutupi
Beberapa media yaitu menyoroti dugaan kualitas pekerjaan yang dinilai jauh dari standar. Bahkan indikasi penggunaan anggaran bukan sekadar kelalaian, tetapi bisa mengarah pada dugaan penyimpangan.
Kalau benar kayu yang dipakai masih muda dan kualitas pekerjaan asal jadi, ini bukan sekadar kesalahan teknis—ini bisa masuk kategori merugikan keuangan negara. Jangan sampai proyek ini hanya asal jadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
awak media menilai pengawas yang bernama eksa sebagai kepercayaan kontraktor mengarah kesikap tertutup kepada awak media justru memperkuat dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan oleh pengawas.
Kenapa sulit dikonfirmasi gambar tehnis yang ada di dalam rab Kenapa informasi ditutup? Ini proyek publik, dibiayai APBN, bukan proyek rahasia! Kalau tidak ada masalah, kenapa harus bungkam takut terbukak dari setatus tanah yang di duga bukan tanah marga berdasarkan data yang di himpun awak media
Ini memanas ada rekaman suara dari pihak korlap menyebut dengan salah satu wartawan tenang tek nanti kita ketemu di ceringin atau di way heni masalah berita yang di naikin zainal itu biarkan saja sebut korlap dalam rekaman suara yang kami dapatkan
Dalam temuan tersebut kabiro media,kysanews,com secara tegas mendesak dilakukan audit menyeluruh dan investigasi terbuka oleh lembaga berwenang,
“Kami minta audit total! Periksa dari hulu ke hilir mulai dari status lahan, proses tender, hingga kualitas pekerjaan di lapangan. Jika ditemukan pelanggaran, jangan ragu proses hukum. Jangan ada yang dilindungi
Kami sebagai kontrol sosial juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap dugaan pelanggaran dalam proyek pemerintah hanya akan merusak kepercayaan publik.
Bahkan Eksa sekarang berubah nama menjadi eksan Di komfermasi dia menyebutkan proyek gedung yang dia kerjakan adalah bisa jadi contoh katanya lebih jauh beliau mengatakan proyek yang lain itu yang banyak permasalahan ini yang tidak masuk akal seolah-olah benar sendiri sambil dia pergi mau kontrol proyek yang lain ujar eksan
beliau memberikan keterangan yang ragu-ragu juga keterangan yang berbelit-belit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pelaksana proyek maupun instansi terkait, sementara sorotan masyarakat terus mencuat di permukaan publik (M Sahiri)
