Mayasir ketua lsm lipan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa salah satu pekerjaan rekanan bidang pengairan di dinas Pu kabupaten pesisir barat, terkait pekerjaan perpipaan air bersih yang ada di kecamatan bangkunat Kabupaten peaisir barat tahun anggaran 2025.
Masalah yang ada bahwa saat tim lsm lipan cek lapangan menemukan banyak kejanggalan diantaranya tidak berpungsi dengan baik atau tidak ada air ( tidak mengalir ke warga ), selanjutnya pemasangan alat pengatur air atau meteran air asal asalan sehingga banyak yang dipasang dengan menitip ke tanah pekarangan orang lain dengan alasan kekurangan pipa, hal ini sesuai dengan hasil konfirmasi dengan pihak proyek yang bernama pak Yoga.
Masih kata ketua lsm lipan bahwa di titik sumber air mereka numpang atau memakai bendungan pihak lain atau sudah ada sejak lama, banyak pipa pipa induk/saluran yang bocor karena faktor teknis pemasanganbyang tidak sesuai dengan petunjuk.
Maka oleh sebab itu kami sudah mencoba menghitung dugaan korupsi di pekerjaan tersebut dengan nilai milyaran rupiah, sehingga secara detil sudah terperinci dalam surat laporan kami di kacabjari krui.
Harapan tentu pihak kejaksaan negeri liwa kacabjari krui dapat menindaklanjuti laporan ini sesuai aturan yang ada, sehingga menjadi terang perkara atas dugaan korupsi pada pekerjaan proyek tersebut.
Ditempat terpisah media ini mencoba konfirmasi pada peratin AY pekon yang menerima manfaat, beliau menegaskan bahwa kami.sebagai peratin aja di bohongi oleh pihak proyek tersebut, awal masuk baik baik saja, saat dipenghujung kerjaan mereka pergi tanpa pamit, yah itulah yang terjadi dan jujur saya sering komunikasi di awal hingga pertengahan dengan bapak Yoga sebagai wakil pihak perusahaan yang mengerjakan tutup pak peratin (M. Sahiri)
.jpg)