Hadir di Desa Tinggi Hari, Sri Meliyana Ajak Anak Cintai Buku Lewat "Membaca Nyaring - KYSANEWS

Breaking

Definition List

Selamat datang di website KysaNews.Com

Senin, 04 Mei 2026

Hadir di Desa Tinggi Hari, Sri Meliyana Ajak Anak Cintai Buku Lewat "Membaca Nyaring

Lahat - Senyum cerah dan tawa riang mewarnai suasana di Desa Tinggi Hari, Kecamatan Gumay Ulu, Senin (04/05/2026).


 Ratusan hati kecil berkumpul penuh antusias, menyambut kehangatan kegiatan Gerakan Masyarakat Jemput Bola (Germajo) Sulur yang mengusung metode Membaca Nyaring atau Read Aloud.

 

Kegiatan yang begitu bermakna ini semakin istimewa dengan kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling, sebuah jembatan ilmu yang hadir membelah jarak, membawa sejuta pengetahuan hingga ke pelosok desa demi membuka cakrawala dunia bagi anak-anak sejak usia dini.

 

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Lahat, Ir. Sri Meliyana. Di hadapan anak-anak dan para pendidik, ia menyampaikan pesan mendalam tentang kekuatan kata dan halaman buku.

 

"Membaca bukan sekadar merangkai huruf menjadi kata, melainkan membuka jendela dunia dan membangun karakter yang kuat. Lewat metode Membaca Nyaring, kita ingin menanamkan benih cinta pada buku, bahwa setiap lembar halaman adalah teman yang menyenangkan dan penuh cerita. Literasi adalah kunci emas yang akan membuka masa depan gemilang bagi mereka," ujar Sri Meliyana dengan nada lembut namun tegas.

 

Di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lahat, H. Firdaus Kurniawan, SE, M.Si, menegaskan bahwa kehadiran mobil perpustakaan ini adalah bukti nyata kepedulian. Pemerintah tidak hanya berdiam diri, namun aktif "menjemput bola" agar tak ada satu pun anak yang terlewatkan untuk mendapatkan akses ilmu.

 

"Kami membawa ratusan judul buku yang menarik dan mendidik. Tujuannya sederhana namun besar: agar semangat membaca terus menyala, menerangi setiap sudut Kabupaten Lahat, dan meminimalisir kesenjangan akses pengetahuan," tuturnya.

 

Momen paling mengharukan tercipta saat sesi membaca berlangsung. Dengan bantuan boneka tangan dan ekspresi yang hidup, cerita-cerita indah seolah hidup di depan mata mereka. Mata anak-anak tampak berbinar, terpaku menyimak setiap alur kisah, seolah diajak bertualang ke dalam imajinasi yang tak terbatas.

 

Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah investasi masa depan. Diharapkan, semangat Germajo Sulur ini menjadi api yang berkobar, menginspirasi desa-desa lain untuk terus melestarikan budaya literasi, demi melahirkan generasi Lahat yang cerdas, kreatif, dan berkarakter mulia.    


 Pewarta: Feri zal

Pages