Diduga Proyek Jalan Rp 1,9 Miliar di Lampung Timur Dikerjakan Asal-Asalan
Premium By Raushan Design With Shroff TemplatesProyek pekerjaan jalan AC-WC tersebut menggunakan APBD Kabupaten Lampung Timur, senilai Rp 1,9 Miliar, diharapkan pekerjaan tersebut berkualitas dan diserap dengan baik untuk kepentingan masyarakat, namun jauh dari harapan.
Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Bunga Mayang Putra terkesan tidak sesuai dengan spesifikasi, alias asalan-asalan. Saat awak media melakukan wawancara dengan warga setempat yang mengatur lalu lintas di sekitar jalan, menyebutkan proyek AC-WC tersebut belum genap satu bulan.
"Ya, ini proyek baru, sudah rusak, baru tiga hari ditambal lagi sama orangnya. Jalan ini selesai sekitar setengah bulan, sangat jelek kualitasnya," kata Solihin, Senin (19/01/2026).
Solihin sebagai masyarakat merasa kecewa dengan proyek yang dikerjakan oleh kontraktor yang belum genap satu bulan sudah diperbaiki kembali karena dianggap tidak sesuai spesifikasi, terkesan asal jadi.
Terlihat pada bahan aspal yang digunakan sangat tipis dan bergelombang, juga pecah, hal tersebut mengindikasi adanya proyek asal jadi.
Solihin mengatakan bahwa saat diperbaiki kerusakan oleh kontraktor, langsung ditimpa aspal sehingga kembali rusak lagi.
"Itu ada airnya, tidak dibuang dulu, langsung ditimpa," kata Solihin.
Warga lain bernama Hanam (45) menyebut proyek tersebut baru setengah bulan sudah rusak, proyek tersebut seakan-akan asal jadi, merusak pondasi drainase atau siring dan tidak diperbaiki kembali.
"Alah, kecewa sama proyek ini, tidak beres ini orangnya. Saya berharap siring ini harus dipondasi, mas. Habis dibongkar tidak diperbaiki, sangat tidak dengan proyek ini," katanya.
"Saya disabilitas, masak tidak kasihan dengan saya? Masak dibongkar tidak diperbaiki, katanya mau diperbaiki, nyatanya tidak, malah bikin banjir, ini drainase rusak oleh pihak pemborong," tambah Hanam.
Saat awak media akan mengkonfirmasi ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Timur, Kepala Dinas, Primadiartha Ramadheni, tidak berada di kantor, hanya ada staf dan bendahara yang tidak bisa memberikan keterangan.
"Ya, pimpinan sedang keluar, bang, jadi tidak berani menjawab atau memberikan keterangan," kata salah satu staf.
Diketahui Pengawas Lapangan, CV.Akas Brother Consultant Dan Pengawas Lapangan,CV.Akas Brother Consultant. (Tim)
rullynovriyandi
Berita Trending
-
METRO – Team Cobra Satnarkoba Polres Kota Metro Kembali Mengaman Dua Orang Pria di duga Penyalaguna Narkotika, Sabtu (22/05). Dalam pe...
-
METRO - Warga yang merupakan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan keluhkan pelayanan Rumah Sakit (RS) Mardiwaluyo ya...
-
Kysanews.com | Simalungun - Esther Dewi Girsang, Wanita asal Saribudolok ini sukses kenalkan kopi hasil tanaman petani Simalungun di Kota B...
-
Lampung Barat - Unit reskrim Polsek Sekincau Polres Lampung Barat berhasil ungkap kasus tindak pidana Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81...

