Pemilik Kios Pupuk Bersubsidi Pekon Sumber Agung Diduga Jual Lebih Dari HET - KYSANEWS

Breaking

Definition List

Selamat datang di website KysaNews.Com

Jumat, 20 Februari 2026

Pemilik Kios Pupuk Bersubsidi Pekon Sumber Agung Diduga Jual Lebih Dari HET

Pesisir Barat, Kysanews.com - Pemilik Kios pupuk bersubsidi jenis urea dan Ponska yang beralamat di pekon sumber agung kecamatan ngambur kabupaten pesisir barat di duga telah melanggar aturan yang sudah di tentukan pemerintah senin(16/02/2026) 


Menurud keterangan dari narasumber yang namanya minta di rahasiakan bahwa  harga pupuk urea rp 150.000 di kios kalau diantar di tempat rp 170.000, Ponska rp 150.000 di kios diantar ke petani Rp 170.000.


Sedangkan harga pupuk bersubsidi milik pemerintah sudah di atur tidak bisa lebih dari harga hecd yang sudah di tentukan bukan sebaliknya di jadikan ajang bisnis untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok praktek tersebut sudah berjalan sejak lama sedangkan pupuk bersubsidi jenis urea dan ponska boleh di jual dengan petani dengan harga yang sudah di tentukan yaitu 

Urea rp 90.000./sak

Ponska rp 90.000/sak 

Itu sudah harga paling tinggi


Impormasi yang di himpun  oleh media bahwa petani merasa keberatan untuk membeli pupuk bersubsidi yang melonjak terlalu mahal ini sudah mencendrai masyarakat petani


Mendengar keluhan masyarakat petani awak media  Mendatangi pemilik kios pupuk bersubsidi untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait melonjaknya pupuk bersubsidi jenis urea dan ponska kepada pemilik kios sayangnya oknum pemilik kios tidak bisa di konfirmasi atau diambil keterangannya karena pemilik kios yang di maksud langsung menghindar tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan



Di minta Dinas pertanian kabupaten pesisir barat  segera panggil pemilik kios tersebut karena di duga telah melanggar aturan yang sudah di tentukan oleh  pemerintah


Sampai berita ini di tayangkan pemilik kios pupuk bersubsidi jenis urea dan ponska belum bisa di konfirmasi lebih lanjut karena beliau tidak mau menemuin Awak media akan menindaklanjuti informasi yang belum kami dapatkan maka awak media akan mencari data dan pakta aga terkait naiknya harga pupuk bersubsidi.


(M.Sahiri)

Pages