Pengusaha Penampungan Oksigen CO2 Diduga Meresahkan Warga Sekitar dan Tidak Kantongi izin - KYSANEWS

Breaking

Definition List

Selamat datang di website KysaNews.Com

Senin, 13 Mei 2024

Pengusaha Penampungan Oksigen CO2 Diduga Meresahkan Warga Sekitar dan Tidak Kantongi izin

Kysanews.com - Berdasarkan informasi dan keluhan warga masyarakat yang ada di daerah Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Kota Bitung kepada tim awak yang tergabung. Senin (13/05/2024)


Tim Jurnalis  Sulut yang tergabung langsung turun ke lokasi objek tempat penampungan gas dan oksigen rumah sakit di daerah Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir dan menemukan tempat penampungan gas dan oksigen dimana sehari sebelumnya warga sempat di hebohkan dengan aroma gas yang bocor dari tabung tempat penampungan gas dan oksigen tersebut milik pengusaha ibu Regina bersama suaminya.


Salah satu warga masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya yang tinggal di dekat tempat penampungan gas dan oksigen mengatakan kepada awak media bahwa warga masyarakat sempat mencium aroma gas yang di duga berasal dari salah satu rumah kosong yang di jadikan tempat penampungan gas dan oksigen bau gas bocor tersebut membuat warga masyarakat khawatir dan penuh rasa takut kalau gas dan oksigen meledak dapat mengakibatkan bencana besar seperti kebakaran dan bisa menimbulkan korban jiwa dan meminta pihak terkait instansi dan institusi yaitu APH kepolisian Polres Bitung untuk segera mengambil langkah tegas dan menutup usaha tempat penampungan gas dan tabung oksigen tersebut.Ucap warga masyarakat.

Saat tim Jurnalis  sulut yang tergabung mencoba mendatangi dan coba konfirmasi pemilik usaha tempat penampungan gas dan oksigen ibu Regina tidak berada di tempat salah satu orang kerja ibu Regina mencoba menghubungi via WhatsApp tapi ibu Regina bersama suami tidak mau di wawancara oleh beberapa awak media dan merasa tidak bersalah soal kebocoran gas dan oksigen atau tidak menunjukkan ijin  milik mereka malah suami ibu Regina sempat mengatakan silakan hubungi ibu Lurah Wangurer Barat dan langsung menutup percakapan telepon via WhatsApp.


Tim awak media langsung mendatangi kantor Kelurahan Wangurer Barat dan menemui Ibu Rhina Squanita Tewuh,SP yang sebagai Lurah Wangurer Barat menyampaikan bahwa tadi pagi pemilik usaha tempat penampungan gas dan oksigen Ibu Regina bersama suaminya sudah kita panggil dan dalam kasus ini kami juga mengundang instansi terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung bersama kepala lingkungan dan benar sampai saat ini kejadian kemarin itu memang benar terjadi dan saat ini aktivitas usaha tempat penampungan gas dan oksigen tersebut di berhentikan karena dampak resiko yang sangat besar bagi penduduk warga masyarakat sekitarnya dan tempat penampungan gas dan oksigen itu tidak layak berada di permukiman warga masyarakat.Tutup Ibu Lurah Wangurer Barat Rhina Squanita Tewuh,SP.


Jurnalis: Armi R

Pages